#TITLE_ALTERNATIVE#

Tsunami adalah salah satu dari bencana alam dan sperti bencana alam lainnya, tsunami tidak dapat diprediksi dimana dan kapan akan terjadi. Sebuah sistem peringatan dini tsunami akan meminimalkan efek yang mungkin ditimbulkan oleh tsunami. Simulasi tsunami adalah jantung dari sistem peringatan dini t...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: DIANSARI SAVITRI (NIM 10105027), LEVINA
Format: Final Project
Language:Indonesia
Online Access:https://digilib.itb.ac.id/gdl/view/10795
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Institution: Institut Teknologi Bandung
Language: Indonesia
Description
Summary:Tsunami adalah salah satu dari bencana alam dan sperti bencana alam lainnya, tsunami tidak dapat diprediksi dimana dan kapan akan terjadi. Sebuah sistem peringatan dini tsunami akan meminimalkan efek yang mungkin ditimbulkan oleh tsunami. Simulasi tsunami adalah jantung dari sistem peringatan dini tsunami yang akan menyediakan beberapa parameter dari tsunami seperti: waktu yang dibutuhkan tsunami untuk mencapai pantai, ketinggian dari tsunami, dan daerah rendaman. Untuk membangun sebuah simulasi tsunami, diperlukan masukan yang baik dan sebagai masukan untuk simulasi tsunami profil awal gelombang memiliki peranan penting. Pada tugas akhir ini akan dibahas metode kuadrat terkecil yang digunakan untuk mencari profil awal gelombang dari sinyal waktu elevasi permukaan yang didapatkan dari pelampung. Selain itu, representasi finite element menggunakan fungsi tenda sebagai basis fungsi dalam mendekati profil awal gelombang. Untuk menguji metode tersebut akan dilakukan simulasi dengan menggunakan data sintetik. Data sintetik di sini berarti data yang seakan-akan diambil dari pelampung namun pada kenyataanya data tersebut didapatkan dari model elevasi permukaan. Selanjutnya, profil gelombang awal akan dicocokkan ke parametrisasi gerakan dasar laut pada kasus Pangandaran. Pembahasan yang dilakukan merupakan pembahasan dalam 1 dimensi dan untuk mempercanggih hasil disarankan untuk mengembangkan pembahasan dalam 2 dimensi.