Aspek Hukum Perjanjian Penanggungan Utang Terhadap Debitor Dalam Kepailitan

Lembaga jaminan memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi dan perdagangan yang semakin pesat. Perkembangan lembaga jaminan juga diikuti oleh perkembangan kebutuhan akan kredit dan pemberian fasilitas kredit yang memerlukan jaminan demi keamanan pemberian kredit. Dalam aspek dunia perbankan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Agung Nugraha Aditya Sena
Format: Theses and Dissertations NonPeerReviewed
Language:English
Published: 2005
Subjects:
Online Access:https://repository.unair.ac.id/135833/1/Agung%20Nugraha%20Aditya%20Sena.pdf
https://repository.unair.ac.id/135833/
http://lib.unair.ac.id
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Institution: Universitas Airlangga
Language: English
Description
Summary:Lembaga jaminan memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi dan perdagangan yang semakin pesat. Perkembangan lembaga jaminan juga diikuti oleh perkembangan kebutuhan akan kredit dan pemberian fasilitas kredit yang memerlukan jaminan demi keamanan pemberian kredit. Dalam aspek dunia perbankan, jaminan merupakan sarana untuk memberikan kepastian pengembalian kredit dan menjadi perhatian utama dalam pemberian kredit perbankan. Keberadaan jaminan secara hukum adalah berfungsi untuk mengkover utang, sehingga jaminan merupakan sarana perlindungan bagi kreditor mengenai kepastian akan pelunasan utang debitor atau penjamin debitor. Berkaitan dengan kredit, jaminan mempunyai arti sebagai tanggungan atas segal a perikatan dari seseorang seperti yang ditentukan dalam pasal 1131 BW. I Lembaga jaminan muncul akibat adanya suatu perjanjian utang yang terjadi antara kreditor dan debitor. Jaminan adalah tanggungan yang diberikan oleh debitor dan atau pihak ketiga kepada kreditor karena pihak kreditor mempunyai suatu kepentingan bahwa debitor harus memenuhi kewajiban dalam suatu perikatan