SISTEM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI ERA OTONOMI DAERAH

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mensinyalir kualitas pengelolaan keuangan di daerah masih buruk tecermin dari banyaknya temuan BPK atas penyimpangan di daerah. Kondisi ini disebabkan oleh kompleksitas peraturan, kurangnya SOM, buruknya koordinasi dan tidak memadainya teknologi yang digunakan. Baik bu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Herini Siti Aisyah
Format: Other NonPeerReviewed
Language:Indonesian
Published: UNIVERSITAS AIRLANGGA 2011
Subjects:
Online Access:http://repository.unair.ac.id/40956/1/gdlhub-gdl-res-2013-aisyahheri-27648-lp16-12-s.pdf
http://repository.unair.ac.id/40956/
http://lib.unair.ac.id
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Institution: Universitas Airlangga
Language: Indonesian
Description
Summary:Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mensinyalir kualitas pengelolaan keuangan di daerah masih buruk tecermin dari banyaknya temuan BPK atas penyimpangan di daerah. Kondisi ini disebabkan oleh kompleksitas peraturan, kurangnya SOM, buruknya koordinasi dan tidak memadainya teknologi yang digunakan. Baik buruknya sistem pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah tidak lepas dari tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Oaerah (APBO) Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Sistem pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah yang dapat meningkatkan efektifitas, efisiensi, transparansi serta akuntabelitas dalam pengelolaan keuangan daerah .