Penguatan Aspek Sistem : Pengembangan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Sebagai Upaya Pengatasan Penduduk Rentan Miskin (Strengthening System Aspect : Developing Of Community Empowerment lnstitutions As An Effort To Alleviate The Poor People)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan pengembangan LPMD dari aspek sistem sebagai upaya penguatan fungsi LPMD dalam rangka pengentasan kemiskinan. Latar belakang penelitian ini karena kurangnya peran LPMD dalam...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Erna Setijaningrum, -
Format: Article PeerReviewed
Language:Indonesian
Indonesian
English
English
Published: Badan Penelitian Dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur 2017
Subjects:
Online Access:http://repository.unair.ac.id/97665/1/8_HASIL%20PEER%20DAN%20VALIDASI%20KADEP%20KARIL%20BU%20ERNA.pdf
http://repository.unair.ac.id/97665/3/8T_cakrawala%20jurnal%20litbang%20kebijakan.pdf.pdf
http://repository.unair.ac.id/97665/7/8A_cakrawala%20jurnal%20litbang_OK.pdf
http://repository.unair.ac.id/97665/8/8K_Korespondensi.pdf
http://repository.unair.ac.id/97665/
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Institution: Universitas Airlangga
Language: Indonesian
Indonesian
English
English
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan pengembangan LPMD dari aspek sistem sebagai upaya penguatan fungsi LPMD dalam rangka pengentasan kemiskinan. Latar belakang penelitian ini karena kurangnya peran LPMD dalam kegiatan pembangunan di desa. Peran LPMD dalam pembangunan pedesaan diperlukan mengingat masih tingginya jumlah penduduk rentan miskin di Jawa Timur sebagai akibat dari kenaikan harga BBM, inflasi yang tinggi, dan merosotnya nilai tukar rupiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori pengembangan kapasitas kelembagaan dari Riyadi Soeprapto (2010) yang salah satunya adalah aspek sistem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LPMD tidak optimal menjalankan fungsinya sebagai penggerak pembangunan desa dalam upaya pengentasan penduduk rentan miskin karena masih memiliki hambatan dari sistem berupa kurangnya komitmen kepala desa untuk melaksanakan aturan secara tegas sebagai landasan hukum organisasi LPMD dan tidak ada regulasi khusus mengenai kedudukan, fungsi, tugas, kewenangan, dan honor LPMD. Oleh karena itu diperlukan pengembangan dari aspek sistem melalui komitmen kepala desa dan dibuatnya regulasi khusus secara tegas dan jelas mengenai LPMD.