Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan:
ABSTRAK Tulisan ini merupakan hasil dari survai rumah tangga yang dilakukan di desa Long Segar Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, pada bulan Juni 1997. Survai mencakup periode tahun 1991-1997 dan merupakan kelanjutan dari survai tata guna lahan yang pernah dilakukan pada tahun 1980 (1962-1980) dan t...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Article NonPeerReviewed |
Published: |
[Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada
1998
|
Subjects: | |
Online Access: | https://repository.ugm.ac.id/20838/ http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=3696 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Institution: | Universitas Gadjah Mada |
id |
id-ugm-repo.20838 |
---|---|
record_format |
dspace |
spelling |
id-ugm-repo.208382014-06-18T00:37:15Z https://repository.ugm.ac.id/20838/ Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: Perpustakaan UGM, i-lib Jurnal i-lib UGM ABSTRAK Tulisan ini merupakan hasil dari survai rumah tangga yang dilakukan di desa Long Segar Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, pada bulan Juni 1997. Survai mencakup periode tahun 1991-1997 dan merupakan kelanjutan dari survai tata guna lahan yang pernah dilakukan pada tahun 1980 (1962-1980) dan tahun 1991 (1981-1991). Tujuan awal dan survai terbaru ini ialah untuk mengetahui perubahan tata guna lahan sejak dibukanya areal Hutan Tanaman Industri (HTI) di dekat Long Segar. Selain itu, ingin diketahui bagaimana masyarakat menanggulangi keadaan yang disebabkan oleh fenomena El Nino, karma pada periode studi telah terjadi dua fenomena El Nino. Hasil survai menunjukkan perubahan yang terjadi tidak sebesar yang diperkirakan. Menebang hutan primer untuk dijidikan ladang tidak lagi populer, hutan tua sekunder kini menjadi hutan yang paling banyak digunakan untuk bercocok tanam. Rata-rata hasil panen turun dari 1,2 ton/ha menjadi kurang lebih 1 ton/ha. Luas ladang yang dikelola secara perorangan cenderung meningkat sementara luas ladang yang dikelola oleh keluarga cenderung tetap. Penggunaan ladang dataran rendah cenderung meningkat, mungkin merupakan respon terhadap kekeringan yang tetjadi beberapa tahun belakangan ini. Masyarakat Long Segar mengalami hasil panen yang burnt( selama 4 tahun berturut-turut yang salah satu penyebab utamanya adalah kekeringan. Hal ini belum pernah dilaporkan terjadi pada studi-studi sebelumnya. Karena adanya hambatan-hambatan di bidang pertanian, ketergantungan orang pada upah dari perusahaan telah meningkat secara nyata dibandingkan masa-masa sebelumnya. Perubahan kualitas hidup sehari-hari saat ini nampaknya belum sampai pada taraf yang menglchawatirkan. Kepemilikan motor tempel (sarana transportasi air) dan gergaji rantai telah meningkat. Peranan wanita secara tradisional pada kegiatan-kegiatan pertanian tetap dipertahankan, walaupun jumlab buruh tani pria per keluarga rata-rata seclikit lebih banyak dibandingkan wanita, tetapi wanita memiliki kontribusi yang lebih besar terhadap produksi padi. Disimpulkan bahwa masyarakat Long Segar dapat menanggulangi masalah-masalah yang ada dengan rnemanfaatkan secara kreatif kesempatan-kesempatan yang ada bila panen mereka gagal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah penyusutan hutan primer secara dramatis yang disebabkan oleh pihak-pihak lain (transmigrasi, penebangan hutan dan HTI) dapat berdampak terhadap iklim mikro Long Segar, dan pada jangka panjang potensial menimbulkan bencana. Tahun 1997-98 lalu yang diramalkan sebagai "Ibu dari El Nino", sudah membawa bencana dan memperkuat bukti yang mendorong perkiraan ini. Kata kunci: pemanfaatan hutan, HTI, Huatan primer, transmigrasi [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada 1998 Article NonPeerReviewed Perpustakaan UGM, i-lib (1998) Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan:. Jurnal i-lib UGM. http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=3696 |
institution |
Universitas Gadjah Mada |
building |
UGM Library |
country |
Indonesia |
collection |
Repository Civitas UGM |
topic |
Jurnal i-lib UGM |
spellingShingle |
Jurnal i-lib UGM Perpustakaan UGM, i-lib Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
description |
ABSTRAK
Tulisan ini merupakan hasil dari survai rumah tangga yang dilakukan di desa Long Segar Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, pada bulan Juni 1997. Survai mencakup periode tahun 1991-1997 dan merupakan kelanjutan dari survai tata guna lahan yang pernah dilakukan pada tahun 1980 (1962-1980) dan tahun 1991 (1981-1991). Tujuan awal dan survai terbaru ini ialah untuk mengetahui perubahan tata guna lahan sejak dibukanya areal Hutan Tanaman Industri (HTI) di dekat Long Segar. Selain itu, ingin diketahui bagaimana masyarakat menanggulangi keadaan yang disebabkan oleh fenomena El Nino, karma pada periode studi telah terjadi dua fenomena El Nino.
Hasil survai menunjukkan perubahan yang terjadi tidak sebesar yang diperkirakan. Menebang hutan primer untuk dijidikan ladang tidak lagi populer, hutan tua sekunder kini menjadi hutan yang paling banyak digunakan untuk bercocok tanam. Rata-rata hasil panen turun dari 1,2 ton/ha menjadi kurang lebih 1 ton/ha. Luas ladang yang dikelola secara perorangan cenderung meningkat sementara luas ladang yang dikelola oleh keluarga cenderung tetap. Penggunaan ladang dataran rendah cenderung meningkat, mungkin merupakan respon terhadap kekeringan yang tetjadi beberapa tahun belakangan ini. Masyarakat Long Segar mengalami hasil panen yang burnt( selama 4 tahun berturut-turut yang salah satu penyebab utamanya adalah kekeringan. Hal ini belum pernah dilaporkan terjadi pada studi-studi sebelumnya. Karena adanya hambatan-hambatan di bidang pertanian, ketergantungan orang pada upah dari perusahaan telah meningkat secara nyata dibandingkan masa-masa sebelumnya.
Perubahan kualitas hidup sehari-hari saat ini nampaknya belum sampai pada taraf yang menglchawatirkan. Kepemilikan motor tempel (sarana transportasi air) dan gergaji rantai telah meningkat. Peranan wanita secara tradisional pada kegiatan-kegiatan pertanian tetap dipertahankan, walaupun jumlab buruh tani pria per keluarga rata-rata seclikit lebih banyak dibandingkan wanita, tetapi wanita memiliki kontribusi yang lebih besar terhadap produksi padi.
Disimpulkan bahwa masyarakat Long Segar dapat menanggulangi masalah-masalah yang ada dengan rnemanfaatkan secara kreatif kesempatan-kesempatan yang ada bila panen mereka gagal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah penyusutan hutan primer secara dramatis yang disebabkan oleh pihak-pihak lain (transmigrasi, penebangan hutan dan HTI) dapat berdampak terhadap iklim mikro Long Segar, dan pada jangka panjang potensial menimbulkan bencana. Tahun 1997-98 lalu yang diramalkan sebagai "Ibu dari El Nino", sudah membawa bencana dan memperkuat bukti yang mendorong perkiraan ini.
Kata kunci: pemanfaatan hutan, HTI, Huatan primer, transmigrasi |
format |
Article NonPeerReviewed |
author |
Perpustakaan UGM, i-lib |
author_facet |
Perpustakaan UGM, i-lib |
author_sort |
Perpustakaan UGM, i-lib |
title |
Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
title_short |
Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
title_full |
Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
title_fullStr |
Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
title_full_unstemmed |
Pemanfaatan hutan oleh masyarakat Kenyah di Kalimantan Timur: reaksi terhadap adanya El Nino, transmigrasi dan HTI (Kenyah Forest Use in East Kalimantan: |
title_sort |
pemanfaatan hutan oleh masyarakat kenyah di kalimantan timur: reaksi terhadap adanya el nino, transmigrasi dan hti (kenyah forest use in east kalimantan: |
publisher |
[Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada |
publishDate |
1998 |
url |
https://repository.ugm.ac.id/20838/ http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=3696 |
_version_ |
1681217722104414208 |