EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 nyatanya memungkinkan bahwa perjanjian perkawinan tidak hanya dapat dibuat sebelum perkawinan namun juga dibuat selama dalam ikatan perkawinan. Kemungkinan tersebut juga diikuti dengan kewenangan baru notaris yang diberikan melalui putusan terse...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023
Format: Theses and Dissertations NonPeerReviewed
Language:English
English
English
English
Published: 2019
Subjects:
Online Access:http://repository.unair.ac.id/88665/1/abstrak.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/2/daftar%20isi.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/3/daftar%20pustaka.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/4/full%20text.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Institution: Universitas Airlangga
Language: English
English
English
English
id id-langga.88665
record_format dspace
spelling id-langga.886652019-10-09T08:11:46Z http://repository.unair.ac.id/88665/ EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023 K Law K Law (General) Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 nyatanya memungkinkan bahwa perjanjian perkawinan tidak hanya dapat dibuat sebelum perkawinan namun juga dibuat selama dalam ikatan perkawinan. Kemungkinan tersebut juga diikuti dengan kewenangan baru notaris yang diberikan melalui putusan tersebut yakni mengesahkan perjanjian perkawinan. Terlepas dari itu, konsep perjanjian perkawinan yang dibuat selama dalam ikatan perkawinan atau secara teori dikenal dengan postnuptial agreement, memungkinkan perjanjian perkawinan dibuat setelah adanya perjanjain penjaminan sebelumnya. Dalam hal ini misalnya suami dan istri sepakat membuat perjanjian perkawinan selama dalam ikatan perkawinan sedangkan sebelum itu keduanya telah menjaminakan salah satu harta bersama dengan Hak Tanggungan. Kemudian muncul pertanyaan apakah dengan adanya perjanjian perkawinan baru ini berpengaruh terhadap eksistensi Hak Tanggungan mengingat objek dari Hak Tanggungan tersebut ialah harta bersama sedangkan perjanjian perkawinan tidak lain mengatur mengenai pemisahan harta bersama. Lebih lanjut, notaris nyatanya berperan penting dalam pembuatan perjanjian perkawinan mengingat peraturan perundang-undangan mengamanatkan perjanjian perkawinan untuk dapat dibuat dalam bentuk Akta Notaris. Di sisi yang lain, notaris menanggung tanggungjawab yang cukup besar dan menghadapi risiko yang nyata apabila membantu pembuatan perjanjian perkawinan yang dibuat dalam ikatan perkawinan. Tesis ini membahas mengenai eksistensi hak tanggungan pasca adanya perjanjian perkawinan yang baru dibuat dalam ikatan perkawinan dan peran notaris guna menekan risiko yang dihadapi dalam pembuatan perjanjian perkawinan yang dibuat dalam ikatan perkawinan dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan 2019-10-09 Thesis NonPeerReviewed text en http://repository.unair.ac.id/88665/1/abstrak.pdf text en http://repository.unair.ac.id/88665/2/daftar%20isi.pdf text en http://repository.unair.ac.id/88665/3/daftar%20pustaka.pdf text en http://repository.unair.ac.id/88665/4/full%20text.pdf GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023 (2019) EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN. Thesis thesis, Universitas Airlangga. Http:///lib.unair.ac.id
institution Universitas Airlangga
building Universitas Airlangga Library
country Indonesia
collection UNAIR Repository
language English
English
English
English
topic K Law
K Law (General)
spellingShingle K Law
K Law (General)
GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023
EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
description Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 nyatanya memungkinkan bahwa perjanjian perkawinan tidak hanya dapat dibuat sebelum perkawinan namun juga dibuat selama dalam ikatan perkawinan. Kemungkinan tersebut juga diikuti dengan kewenangan baru notaris yang diberikan melalui putusan tersebut yakni mengesahkan perjanjian perkawinan. Terlepas dari itu, konsep perjanjian perkawinan yang dibuat selama dalam ikatan perkawinan atau secara teori dikenal dengan postnuptial agreement, memungkinkan perjanjian perkawinan dibuat setelah adanya perjanjain penjaminan sebelumnya. Dalam hal ini misalnya suami dan istri sepakat membuat perjanjian perkawinan selama dalam ikatan perkawinan sedangkan sebelum itu keduanya telah menjaminakan salah satu harta bersama dengan Hak Tanggungan. Kemudian muncul pertanyaan apakah dengan adanya perjanjian perkawinan baru ini berpengaruh terhadap eksistensi Hak Tanggungan mengingat objek dari Hak Tanggungan tersebut ialah harta bersama sedangkan perjanjian perkawinan tidak lain mengatur mengenai pemisahan harta bersama. Lebih lanjut, notaris nyatanya berperan penting dalam pembuatan perjanjian perkawinan mengingat peraturan perundang-undangan mengamanatkan perjanjian perkawinan untuk dapat dibuat dalam bentuk Akta Notaris. Di sisi yang lain, notaris menanggung tanggungjawab yang cukup besar dan menghadapi risiko yang nyata apabila membantu pembuatan perjanjian perkawinan yang dibuat dalam ikatan perkawinan. Tesis ini membahas mengenai eksistensi hak tanggungan pasca adanya perjanjian perkawinan yang baru dibuat dalam ikatan perkawinan dan peran notaris guna menekan risiko yang dihadapi dalam pembuatan perjanjian perkawinan yang dibuat dalam ikatan perkawinan dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan
format Theses and Dissertations
NonPeerReviewed
author GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023
author_facet GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023
author_sort GABRIELIA FEBRIANTY SHOFIANA, 031724253023
title EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
title_short EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
title_full EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
title_fullStr EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
title_full_unstemmed EKSISTENSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN PASCA PEMBENTUKAN PERJANJIAN PERKAWINAN YANG DIBUAT SELAMA DALAM IKATAN PERKAWINAN
title_sort eksistensi jaminan hak tanggungan pasca pembentukan perjanjian perkawinan yang dibuat selama dalam ikatan perkawinan
publishDate 2019
url http://repository.unair.ac.id/88665/1/abstrak.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/2/daftar%20isi.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/3/daftar%20pustaka.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/4/full%20text.pdf
http://repository.unair.ac.id/88665/
_version_ 1681152543719161856